Simulasi Angsuran KUR & Kalkulator Cicilan
Pilih jenis KUR, jumlah, dan tenor, cicilan per bulan langsung tampil beserta skenario tenor. Bunga efektif 6% (2026), sama di semua bank.
Skenario tenor untuk Rp 6.000.000: makin panjang tenor, cicilan per bulan makin ringan tapi total bunga makin besar.
Simulasi Top-Up KUR
Sudah punya KUR berjalan dan ingin menambah plafon? Saat top-up, bank melunasi sisa pokok pinjaman lama lalu mengamortisasi ulang seluruh plafon baru sebagai akad baru. Simulasi ini memperkirakan uang segar yang benar-benar Anda terima dan angsuran barunya.
Selengkapnya soal syarat dan tata cara di panduan top-up KUR BRI.
Rumus yang dipakai
Rumus anuitas
A angsuran bulanan · P pokok pinjaman · i bunga bulanan efektif · n jumlah bulan. Angsuran tetap tiap bulan; porsi bunga mengecil, porsi pokok membesar.
Beda bunga flat dan efektif
Bunga flat dihitung dari pokok awal sepanjang tenor, sehingga angka nominalnya terlihat kecil padahal biaya sebenarnya jauh lebih tinggi. Bunga efektif dihitung dari sisa pokok yang terus berkurang. KUR memakai bunga efektif.
Yang belum masuk hitungan
Biaya administrasi, provisi, premi asuransi jiwa dan kredit, serta biaya notaris untuk plafon besar. Tanyakan rincian lengkapnya ke bank sebelum menandatangani.
Pertanyaan yang sering diajukan
Bagaimana cara menghitung angsuran KUR?
Angsuran KUR dihitung dengan metode anuitas (cicilan tetap) berdasarkan pokok pinjaman, bunga efektif per tahun, dan tenor. Kalkulator ini menghitungnya otomatis.
Apakah angsuran berbeda antar bank penyalur?
Tidak. Bunga KUR seragam 6% flat (subsidi pemerintah, Permenko 7/2025), sehingga angsuran untuk plafon dan tenor yang sama identik di semua bank. Yang membedakan adalah proses, plafon, dan kanal pengajuan.
Beda bunga flat dan bunga efektif?
Bunga flat dihitung dari pokok awal sepanjang tenor sehingga biaya sebenarnya terlihat lebih kecil dari kenyataan. Bunga efektif dihitung dari sisa pokok yang terus berkurang, inilah yang dipakai KUR.
Apa itu top-up KUR dan berapa uang yang diterima?
Top-up KUR adalah menambah plafon saat KUR lama masih berjalan. Bank melunasi sisa pokok pinjaman lama, lalu seluruh plafon baru diamortisasi ulang. Uang segar yang diterima adalah plafon baru dikurangi sisa pokok lama, bukan seluruh plafon baru.
Apakah angsuran naik setelah top-up KUR?
Umumnya ya, karena pokok yang diamortisasi menjadi lebih besar. Simulasi top-up di halaman ini menampilkan angsuran lama, angsuran baru, dan selisihnya agar Anda bisa menilai kemampuan bayar sebelum mengajukan.