Situs informasi independen, bukan bank atau penyalur pinjaman.

Simulasi Angsuran KUR & Kalkulator Cicilan

Pilih jenis KUR, jumlah, dan tenor, cicilan per bulan langsung tampil beserta skenario tenor. Bunga efektif 6% (2026), sama di semua bank.

Kalkulator angsuranEstimasi
Rp
Plafon KUR Super Mikro: Rp 1.000.000 Rp 10.000.000
Maksimal 36 bulan untuk KUR Super Mikro.
Angsuran per bulan
Rp 182.532/bln
Total bunga
Rp 571.136
Total bayar
Rp 6.571.136
Unduh jadwal 36 bulan
Estimasi metode anuitas, bunga efektif 6%/tahun. Angsuran final ditentukan bank; biaya administrasi dan asuransi belum termasuk.

Skenario tenor untuk Rp 6.000.000: makin panjang tenor, cicilan per bulan makin ringan tapi total bunga makin besar.

12 bulan
Total bunga Rp 196.782
Bunga total terkecil
Rp 516.399/bln
24 bulan
Total bunga Rp 382.168
Rp 265.924/bln
36 bulan
Total bunga Rp 571.136
Rp 182.532/bln
Data diperiksa & bertanggal
Ketentuan KUR nasional, metode anuitas
Terakhir dicek
1 Agustus 2026
Metode
Anuitas
Top-up

Simulasi Top-Up KUR

Sudah punya KUR berjalan dan ingin menambah plafon? Saat top-up, bank melunasi sisa pokok pinjaman lama lalu mengamortisasi ulang seluruh plafon baru sebagai akad baru. Simulasi ini memperkirakan uang segar yang benar-benar Anda terima dan angsuran barunya.

Simulasi Top-Up KUREstimasi
Rp
dari 36
Rp
Plafon tertinggi KUR Kecil: Rp500 jt.
Uang segar diterima
Rp 295.881.569
Sisa pokok lama dilunasi
Rp 4.118.431
Angsuran baru
Rp 9.126.581/bln
Angsuran lama
Rp 182.532/bln
Selisih angsuran
+Rp 8.944.049/bln
Top-up melunasi sisa pokok pinjaman lama, lalu seluruh plafon baru diamortisasi ulang sebagai akad baru. Uang segar yang diterima adalah plafon baru dikurangi sisa pokok lama. Estimasi bunga efektif 6%/tahun; keputusan dan biaya akhir ada di bank.

Selengkapnya soal syarat dan tata cara di panduan top-up KUR BRI.

Langkah berikutnya
Cara kerja

Rumus yang dipakai

Rumus anuitas
A = P × i ÷ (1 − (1 + i)⁻ⁿ)

A angsuran bulanan · P pokok pinjaman · i bunga bulanan efektif · n jumlah bulan. Angsuran tetap tiap bulan; porsi bunga mengecil, porsi pokok membesar.

Beda bunga flat dan efektif

Bunga flat dihitung dari pokok awal sepanjang tenor, sehingga angka nominalnya terlihat kecil padahal biaya sebenarnya jauh lebih tinggi. Bunga efektif dihitung dari sisa pokok yang terus berkurang. KUR memakai bunga efektif.

Yang belum masuk hitungan

Biaya administrasi, provisi, premi asuransi jiwa dan kredit, serta biaya notaris untuk plafon besar. Tanyakan rincian lengkapnya ke bank sebelum menandatangani.

Tanya jawab

Pertanyaan yang sering diajukan

Bagaimana cara menghitung angsuran KUR?

Angsuran KUR dihitung dengan metode anuitas (cicilan tetap) berdasarkan pokok pinjaman, bunga efektif per tahun, dan tenor. Kalkulator ini menghitungnya otomatis.

Apakah angsuran berbeda antar bank penyalur?

Tidak. Bunga KUR seragam 6% flat (subsidi pemerintah, Permenko 7/2025), sehingga angsuran untuk plafon dan tenor yang sama identik di semua bank. Yang membedakan adalah proses, plafon, dan kanal pengajuan.

Beda bunga flat dan bunga efektif?

Bunga flat dihitung dari pokok awal sepanjang tenor sehingga biaya sebenarnya terlihat lebih kecil dari kenyataan. Bunga efektif dihitung dari sisa pokok yang terus berkurang, inilah yang dipakai KUR.

Apa itu top-up KUR dan berapa uang yang diterima?

Top-up KUR adalah menambah plafon saat KUR lama masih berjalan. Bank melunasi sisa pokok pinjaman lama, lalu seluruh plafon baru diamortisasi ulang. Uang segar yang diterima adalah plafon baru dikurangi sisa pokok lama, bukan seluruh plafon baru.

Apakah angsuran naik setelah top-up KUR?

Umumnya ya, karena pokok yang diamortisasi menjadi lebih besar. Simulasi top-up di halaman ini menampilkan angsuran lama, angsuran baru, dan selisihnya agar Anda bisa menilai kemampuan bayar sebelum mengajukan.

Lanjut baca
Foto Edi Suharjo, S.H.
Sarjana Hukum dan praktisi pembiayaan di PT BFI Finance Indonesia, Tbk. Menulis panduan KUR dan pembiayaan UMKM dengan latar hukum dan pengalaman langsung di industri keuangan.