Kalkulator Rasio Beban Utang (DBR)
Cek berapa persen penghasilan Anda sudah terpakai untuk cicilan. OJK menetapkan batas aman 30%; di atasnya, ruang keuangan menyempit dan risiko gagal bayar naik.
Cara membaca rasio beban utang
Rasio beban utang dihitung dari total cicilan seluruh pinjaman per bulan dibagi penghasilan bersih per bulan. OJK menetapkan batas aman 30%. Sampai 30% tergolong aman, di atas 30% hingga 40% perlu diwaspadai, dan di atas 40% berisiko tinggi. Berbeda dengan kalkulator kemampuan bayar yang memperkirakan plafon dari nol, kalkulator ini memeriksa beban cicilan yang sudah berjalan, termasuk rencana pinjaman baru.
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa rasio cicilan yang aman menurut OJK?
OJK menetapkan batas aman maksimal 30% dari penghasilan untuk seluruh cicilan. Aturan ini diperkuat lewat ketentuan pembiayaan 2026 untuk menekan risiko gagal bayar.
Cicilan apa saja yang dihitung?
Seluruh kewajiban cicilan bulanan, termasuk KUR, KPR, kredit kendaraan, paylater, dan pinjaman daring. Semua dijumlahkan lalu dibandingkan dengan penghasilan bersih.
Apa beda DBR dengan kalkulator kemampuan bayar?
Kemampuan bayar memperkirakan plafon maksimal dari kemampuan mengangsur. DBR memeriksa rasio cicilan yang sudah berjalan terhadap penghasilan, berguna sebelum menambah pinjaman baru.
Sumber & rujukan
- Batas rasio utang 30% & literasi keuangan ↗Otoritas Jasa Keuangan