Situs informasi independen, bukan bank atau penyalur pinjaman.

Titik Impas (BEP): Rumus & Cara Menghitung

Oleh ·Ditelaah Penelaah Keuangan·Diperbarui 26 Agustus 2026·6 menit baca
Ringkas
  • Titik impas (break even point) adalah tingkat penjualan saat total pendapatan sama dengan total biaya, sehingga usaha belum untung dan belum rugi. Rumus utamanya membagi biaya tetap dengan margin kontribusi per unit, yaitu selisih harga jual dan biaya variabel. Mengetahui titik impas membantu menetapkan target penjualan yang realistis sebelum menghitung kebutuhan modal.

Titik impas, dalam istilah akuntansi disebut break even point atau BEP, adalah titik saat total pendapatan usaha pas menutup seluruh biaya. Pada posisi ini pemilik usaha belum menikmati laba, tetapi juga tidak menanggung rugi. Begitu penjualan melewati titik impas, setiap unit tambahan mulai menghasilkan keuntungan.

Menghitung titik impas berguna sebelum Anda menambah modal atau mengajukan pinjaman. Angka ini menunjukkan berapa banyak yang harus terjual agar usaha tidak nombok, sehingga target penjualan menjadi terukur, bukan tebakan. Bagian berikut menjelaskan komponennya, rumusnya, dan contoh perhitungan sederhana.

Tiga komponen yang perlu disiapkan

Sebelum menghitung, kumpulkan tiga angka pokok. Ketiganya menentukan seberapa cepat usaha mencapai titik impas.

  • Biaya tetap per bulan, yaitu biaya yang tidak berubah meski penjualan naik-turun, seperti sewa tempat, gaji, dan langganan internet.
  • Biaya variabel per unit, yaitu biaya yang menempel pada tiap produk, seperti bahan baku dan kemasan.
  • Harga jual per unit, yaitu harga yang dibayar pelanggan untuk satu produk.

Rumus titik impas

Kunci perhitungan ada pada margin kontribusi, yaitu harga jual dikurangi biaya variabel per unit. Angka ini menunjukkan sumbangan tiap unit untuk menutup biaya tetap. Titik impas dihitung dalam dua bentuk.

Dua bentuk rumus titik impas
BentukRumus
BEP unitBiaya tetap dibagi margin kontribusi per unit
BEP rupiahBiaya tetap dibagi rasio margin kontribusi

Rasio margin kontribusi adalah margin kontribusi dibagi harga jual. Jika harga jual belum melampaui biaya variabel, margin kontribusinya nol atau minus, sehingga titik impas tidak akan pernah tercapai dan harga perlu ditinjau ulang.

Contoh hitung sederhana

Misalkan sebuah warung makan menjual porsi seharga Rp20.000 dengan biaya variabel Rp12.000 per porsi, dan biaya tetap Rp5.000.000 per bulan. Margin kontribusinya Rp8.000 per porsi. Titik impas unit adalah Rp5.000.000 dibagi Rp8.000, yaitu 625 porsi per bulan.

Dalam rupiah, rasio margin kontribusinya 40 persen, sehingga titik impas omzet adalah Rp5.000.000 dibagi 0,4, yaitu Rp12.500.000 per bulan. Jika warung menargetkan 25 porsi per hari, titik impas tercapai sekitar hari ke-25. Anda bisa memakai kalkulator titik impas di situs ini untuk menghitung angka usaha Anda sendiri.

Kesalahan yang sering terjadi

  • Melupakan sebagian biaya tetap, misalnya penyusutan alat, sehingga titik impas terlihat lebih rendah dari kenyataan.
  • Mencampur biaya variabel dan biaya tetap, yang membuat margin kontribusi keliru.
  • Menetapkan harga jual di bawah biaya variabel, yang membuat usaha rugi di tiap unit.

Setelah tahu titik impas, Anda bisa menilai apakah target penjualan masuk akal dan seberapa besar modal kerja yang perlu disiapkan. Dari sini, perhitungan kebutuhan modal dan simulasi cicilan menjadi lebih berpijak pada data.

Tanya jawab

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa itu titik impas?

Titik impas atau break even point adalah tingkat penjualan saat total pendapatan sama dengan total biaya. Pada titik ini usaha tidak untung dan tidak rugi; di atasnya usaha mulai untung.

Bagaimana rumus titik impas per unit?

Titik impas unit dihitung dari biaya tetap dibagi margin kontribusi per unit. Margin kontribusi adalah harga jual dikurangi biaya variabel per unit.

Apa beda BEP unit dan BEP rupiah?

BEP unit menyatakan jumlah produk yang harus terjual, sedangkan BEP rupiah menyatakan nilai omzet yang harus dicapai. BEP rupiah dihitung dari biaya tetap dibagi rasio margin kontribusi.

Kenapa titik impas penting sebelum menambah modal?

Titik impas menunjukkan target penjualan minimum agar usaha tidak rugi. Angka ini membantu menilai kelayakan dan seberapa cepat modal kembali sebelum Anda menambah pinjaman.

Sumber

Sumber & rujukan

Informasi di halaman ini diperiksa dari sumber berikut. Ketentuan dapat berubah; selalu verifikasi ke sumber resmi terbaru.

  1. Edukasi keuangan & perencanaan usahaOtoritas Jasa Keuangan
  2. Pembinaan UMKM & kewirausahaanKementerian Koperasi dan UKM
Baca juga
Foto Edi Suharjo, S.H.
Sarjana Hukum dan praktisi pembiayaan di PT BFI Finance Indonesia, Tbk. Menulis panduan KUR dan pembiayaan UMKM dengan latar hukum dan pengalaman langsung di industri keuangan.