Situs informasi independen, bukan bank atau penyalur pinjaman.

Tabel Angsuran Gadai sertifikat rumah di Pegadaian

Simulasi gadai sertifikat rumah lewat produk Rahn Tasjily di Pegadaian: cicilan per bulan (metode flat), plafon, tarif, dan syarat. Angka bersifat ilustrasi; nominal final ditetapkan cabang Pegadaian.

Ringkas
  • Gadai sertifikat rumah memakai produk Rahn Tasjily dengan cicilan bulanan metode flat, sewa modal sekitar 0.9%–1.1% per bulan. Tenor 1260 bulan, plafon hingga Rp200 jt.
Simulasi

Tabel angsuran gadai sertifikat rumah (ilustrasi 1.09%/bulan)

Pinjaman12 bln24 bln36 bln48 bln60 bln
Rp1 jtRp 94.233Rp 52.567Rp 38.678Rp 31.733Rp 27.567
Rp5 jtRp 471.167Rp 262.833Rp 193.389Rp 158.667Rp 137.833
Rp10 jtRp 942.333Rp 525.667Rp 386.778Rp 317.333Rp 275.667
Rp25 jtRp 2.355.833Rp 1.314.167Rp 966.944Rp 793.333Rp 689.167

Angsuran per bulan (pokok + sewa modal flat 1.09% per bulan). Ilustrasi; tarif dan taksiran final di cabang Pegadaian.

Penjelasan

Tentang gadai sertifikat rumah di Pegadaian

Gadai sertifikat rumah di Pegadaian memakai skema pembiayaan Rahn Tasjily dengan jaminan sertifikat properti. Layanan ini membantu pemilik usaha memanfaatkan aset rumah bersertifikat untuk memperoleh modal tanpa harus menjualnya; rumah tetap dihuni dan digunakan, hanya dokumen sertifikat yang dijaminkan. Pembayaran berbentuk cicilan bulanan sehingga lebih ringan diatur dibanding menebus sekaligus, dan tenornya bisa dipilih beberapa tahun agar angsuran terjangkau. Besar pinjaman bergantung pada taksiran nilai rumah serta penilaian kelayakan usaha, karena Rahn Tasjily mensyaratkan pemohon memiliki kegiatan usaha yang produktif. Dokumen yang umumnya diminta meliputi KTP, Kartu Keluarga, sertifikat rumah asli atas nama pemohon, dan bukti usaha yang telah berjalan. Proses diawali penilaian jaminan dan usaha oleh petugas sebelum menentukan plafon yang dapat dicairkan, kemudian dana ditransfer bila pengajuan disetujui. Dibandingkan menjual rumah untuk mendapatkan modal, gadai sertifikat memungkinkan pemilik tetap mempertahankan asetnya sambil memperoleh dana usaha, dan tetap bisa ditebus penuh ketika kondisi keuangan membaik. Karena rumah menjadi jaminan, penting memastikan angsuran sesuai kemampuan bayar, sebab tunggakan yang berlarut berisiko berujung pelelangan agunan. Banyak pemilik usaha memilih skema ini ketika membutuhkan modal lebih besar dengan tenor panjang namun belum tentu lolos syarat kredit perbankan. Angka simulasi di halaman ini bersifat ilustratif berdasarkan tarif yang diverifikasi; taksiran, tarif, dan biaya sebenarnya mengikuti ketentuan dan hasil penilaian cabang Pegadaian.

Syarat

Syarat gadai sertifikat rumah

  • Fotokopi KTP dan Kartu Keluarga.
  • Sertifikat rumah asli atas nama pemohon (SHM sesuai ketentuan).
  • Memiliki usaha produktif yang telah berjalan, umumnya minimal 1 tahun.
  • Dokumen pendukung usaha sesuai permintaan Pegadaian.
Pahami sebelum menggadaikan

Biaya sewa modal berjalan selama barang digadaikan; tebus atau perpanjang sebelum jatuh tempo agar barang tidak dilelang. Taksiran dan tarif final ditetapkan Pegadaian. Waspadai pihak yang mengatasnamakan Pegadaian dan meminta transfer di luar kanal resmi.

Tanya jawab

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa biaya gadai sertifikat rumah di Pegadaian?

Pembiayaan Rahn Tasjily memakai cicilan bulanan metode flat dengan sewa modal sekitar 0.9%–1.1% per bulan. Besar angsuran bergantung pada pinjaman dan tenor; lihat tabel simulasi di halaman ini.

Apakah gadai sertifikat rumah pakai angsuran atau sewa modal?

Memakai angsuran (cicilan) bulanan, karena Rahn Tasjily adalah pembiayaan berjangka. Berbeda dengan gadai emas yang memakai sewa modal per 15 hari.

Apakah angka simulasi gadai sertifikat rumah ini pasti?

Tidak. Angka ini ilustrasi berdasarkan tarif yang diverifikasi dari pegadaian.co.id. Taksiran, tarif, dan biaya final ditetapkan oleh cabang Pegadaian setelah menilai barang.

Data diperiksa & bertanggal
Diperiksa dari sumber resmi Pegadaian
Terakhir dicek
11 Agustus 2026
Penyedia
PT Pegadaian (diawasi OJK)
Gadai lain
Foto Edi Suharjo, S.H.
Sarjana Hukum dan praktisi pembiayaan di PT BFI Finance Indonesia, Tbk. Menulis panduan KUR dan pembiayaan UMKM dengan latar hukum dan pengalaman langsung di industri keuangan.