Situs independen. Bukan bank, tidak memproses pengajuan, tidak memungut biaya.

Syarat Pengajuan KUR 2026

Syarat lengkap pengajuan KUR 2026: usaha berjalan minimal 6 bulan, tidak sedang menerima kredit produktif lain, dokumen (KTP, KK, NIB/SKU, NPWP), dan ketentuan per plafon.

Oleh Edi Suharjo, S.H.·Ditelaah Penelaah Keuangan·Diperbarui 1 Agustus 2026·6 menit baca
Ringkas
  • Syarat utama KUR 2026: warga negara Indonesia, memiliki usaha produktif yang telah berjalan minimal 6 bulan, tidak sedang menerima kredit produktif dari bank lain (kecuali kredit konsumtif lancar seperti KPR/KKB), dan lolos pemeriksaan riwayat kredit SLIK OJK. Dokumen inti: KTP, KK, dan bukti legalitas usaha; NPWP wajib untuk plafon di atas Rp50 juta.

Sebelum mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR), memahami syaratnya lebih dulu menghemat waktu dan memperbesar peluang disetujui. Meski KUR adalah program pemerintah dengan bunga bersubsidi, bank penyalur tetap menilai kelayakan setiap pemohon. Artikel ini merangkum syarat umum, dokumen yang perlu disiapkan, dan ketentuan yang berbeda menurut besar plafon.

Ketentuan inti KUR ditetapkan pemerintah melalui Permenko Perekonomian, sehingga syarat dasarnya seragam di seluruh bank penyalur. Perbedaan antarbank biasanya hanya pada detail teknis dan kanal pengajuan. Semua informasi di sini diperiksa dari sumber resmi dan pemberitaan kredibel; rujukan tersedia di akhir halaman.

Syarat umum pengajuan KUR

Secara garis besar, calon debitur KUR perlu memenuhi kriteria berikut:

  • Warga Negara Indonesia (WNI) berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah.
  • Memiliki usaha produktif dan layak yang telah berjalan minimal 6 bulan.
  • Tidak sedang menerima kredit produktif dari perbankan lain — kecuali kredit konsumtif seperti KPR, KKB, atau kartu kredit yang berstatus lancar.
  • Memiliki riwayat kredit yang bersih pada pemeriksaan SLIK OJK (dulu BI Checking).
  • Melengkapi dokumen identitas dan legalitas usaha yang diminta bank.

Dokumen yang perlu disiapkan

Kelengkapan dokumen mempercepat verifikasi. Berikut dokumen yang umumnya diminta:

Dokumen umum pengajuan KUR
DokumenKeterangan
e-KTPIdentitas pemohon yang masih berlaku
Kartu Keluarga (KK)Bukti domisili
Legalitas usahaNIB dari OSS, IUMK, atau Surat Keterangan Usaha (SKU)
NPWPWajib untuk pengajuan di atas Rp50 juta
Foto/keterangan usahaBukti usaha benar berjalan (untuk survei)

Perbedaan syarat menurut plafon

Semakin besar plafon, semakin lengkap syaratnya. Ringkasannya:

Ketentuan menurut jenis KUR
JenisPlafonAgunan tambahanNPWP
Super Mikro≤ Rp10 jutaTidakTidak
MikroRp10–100 jutaTidak> Rp50 juta
KecilRp100–500 jutaYaYa

Untuk KUR Super Mikro dan Mikro, tidak diperlukan agunan tambahan — usaha yang dibiayai menjadi jaminan pokoknya. Agunan tambahan umumnya baru diminta untuk KUR Kecil di atas Rp100 juta.

SLIK OJK: kenapa riwayat kredit penting

Bank memeriksa riwayat kredit Anda melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK. Tunggakan atau kredit bermasalah di masa lalu dapat menyebabkan pengajuan ditolak. Pastikan cicilan pinjaman lain lancar sebelum mengajukan, dan selesaikan tunggakan bila ada.

Kesalahan yang sering menggagalkan pengajuan

  • Usaha belum genap 6 bulan berjalan saat mengajukan.
  • Masih memiliki kredit produktif aktif di bank lain.
  • Riwayat SLIK bermasalah karena tunggakan yang belum diselesaikan.
  • Dokumen legalitas usaha (NIB/SKU) belum diurus.
  • Data pada dokumen tidak konsisten (nama/alamat berbeda).

Dengan menyiapkan syarat dan dokumen sejak awal, proses verifikasi dan survei berjalan lebih lancar. Setelah dokumen siap, langkah berikutnya adalah memahami cara pengajuannya — baik online maupun langsung ke unit bank.

Tanya jawab

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa lama usaha harus berjalan untuk mengajukan KUR?

Umumnya usaha harus telah berjalan minimal 6 bulan dan bersifat produktif serta layak dibiayai.

Apakah wajib punya NPWP untuk mengajukan KUR?

NPWP umumnya diwajibkan untuk pengajuan di atas Rp50 juta. Untuk plafon lebih kecil, KTP dan legalitas usaha biasanya sudah cukup.

Apakah bisa mengajukan KUR jika masih punya cicilan lain?

Anda tidak boleh sedang menerima kredit produktif dari bank lain. Namun kredit konsumtif seperti KPR, KKB, atau kartu kredit yang lancar umumnya diperbolehkan.

Sumber

Sumber & rujukan

Informasi di halaman ini diperiksa dari sumber berikut. Ketentuan dapat berubah; selalu verifikasi ke sumber resmi terbaru.

  1. Kebijakan & pedoman pelaksanaan KURKemenko Perekonomian
  2. Syarat dan cara mengajukan KUR BRI 2026Kompas
  3. Update KUR BRI 2026: syarat lengkap & simulasiMedia Indonesia
Foto Edi Suharjo, S.H.
Sarjana Hukum dan praktisi pembiayaan di PT BFI Finance Indonesia, Tbk. Menulis panduan KUR dan pembiayaan UMKM dengan latar hukum dan pengalaman langsung di industri keuangan.