Situs informasi independen, bukan bank atau penyalur pinjaman.

Kredit Modal Kerja (KMK)

Oleh Edi Suharjo, S.H.·Ditelaah Penelaah Keuangan·Diperbarui 29 Juli 2026·5 menit baca
Ringkas
  • Kredit Modal Kerja (KMK) adalah fasilitas pinjaman bank untuk membiayai kebutuhan operasional usaha jangka pendek, seperti membeli stok dan bahan baku. Berbeda dari Kredit Investasi yang untuk barang modal jangka panjang, dan dari KUR yang bunganya disubsidi pemerintah. KMK memakai bunga komersial dan umumnya memerlukan agunan.

Istilah Kredit Modal Kerja sering muncul saat pelaku usaha mencari pembiayaan. Memahami apa itu KMK dan bedanya dengan jenis kredit lain membantu Anda memilih fasilitas yang tepat. Pembahasan berikut mencakup pengertian KMK, perbandingannya dengan Kredit Investasi dan KUR, serta kapan KMK cocok dipakai.

Apa itu kredit modal kerja?

Kredit Modal Kerja (KMK) adalah fasilitas pinjaman dari bank untuk membiayai kebutuhan modal kerja usaha, misalnya membeli persediaan barang, bahan baku, atau menutup biaya operasional sehari-hari. Sifatnya jangka pendek dan mendukung perputaran usaha agar tetap berjalan lancar.

KMK vs Kredit Investasi

Bank umumnya membedakan dua jenis kredit produktif. Kredit Modal Kerja untuk kebutuhan operasional jangka pendek; sedangkan Kredit Investasi (KI) untuk pembelian barang modal jangka panjang seperti mesin, kendaraan, atau bangunan usaha. Keduanya bisa saling melengkapi sesuai kebutuhan.

KMK vs KUR, mana yang dipilih?

KUR sebenarnya juga membiayai modal kerja atau investasi, tetapi dengan bunga bersubsidi dan syarat program pemerintah. KMK reguler memakai bunga komersial pasar. Ringkasan perbedaannya:

KUR vs Kredit Modal Kerja reguler
AspekKURKMK reguler
Bunga6% efektif/tahun (subsidi)Bunga komersial pasar
PlafonHingga Rp500 jutaLebih fleksibel sesuai kelayakan
AgunanMikro tanpa agunan tambahanUmumnya memerlukan agunan
SasaranUMKM sesuai syarat programUsaha yang layak menurut penilaian bank

Kapan KMK cocok dipakai?

  • Kebutuhan modal melebihi plafon atau syarat KUR.
  • Anda tidak memenuhi kriteria KUR namun usaha dinilai layak.
  • Membutuhkan fasilitas yang bisa dipakai berulang (revolving) untuk perputaran.
  • Sudah memiliki agunan yang memadai untuk diajukan.

Sebelum memilih, bandingkan biaya total dan sesuaikan dengan arus kas. Bila memenuhi syarat KUR dan bunganya lebih rendah, KUR umumnya lebih hemat. Apa pun pilihannya, pastikan diajukan melalui lembaga keuangan yang berizin OJK.

Tanya jawab

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa beda kredit modal kerja dan kredit investasi?

KMK membiayai kebutuhan operasional jangka pendek (stok, bahan baku), sedangkan kredit investasi membiayai barang modal jangka panjang seperti mesin atau bangunan.

Lebih murah KUR atau KMK?

KUR umumnya lebih murah karena bunganya disubsidi (6%/tahun). KMK reguler memakai bunga komersial pasar.

Apakah KMK butuh agunan?

Umumnya ya. Berbeda dengan KUR mikro yang tidak memerlukan agunan tambahan, KMK reguler biasanya meminta agunan.

Sumber

Sumber & rujukan

Informasi di halaman ini diperiksa dari sumber berikut. Ketentuan dapat berubah; selalu verifikasi ke sumber resmi terbaru.

  1. Kredit modal usaha mikro: jenis dan pilihanAmartha
  2. Kebijakan & pedoman pelaksanaan KURKemenko Perekonomian
  3. Otoritas Jasa KeuanganOJK
Baca juga
Foto Edi Suharjo, S.H.
Sarjana Hukum dan praktisi pembiayaan di PT BFI Finance Indonesia, Tbk. Menulis panduan KUR dan pembiayaan UMKM dengan latar hukum dan pengalaman langsung di industri keuangan.